Kalau kulihat lihat
album fotoku, sulit menemukan foto dimana aku menunjukkan diriku yang
sesungguhnya
Terhitung 8 tahun
kacamata ini menempel padaku.
Tiap kali foto,
hampir selalu ku lepas, menyembunyikan kekurangan
Eh, kecacatan
Jika sehari hari
aku tidak bisa lepas dari kacamata ini,
Setidaknya jika
suatu hari aku melihat kenangan kenangan masa mudaku, aku berharap mengingat
diriku yang baik baik saja.
Setiap kali aku
ingat ibuku sendiri yang bilang bahwa aku telah cacat, kau tau ... aku sedih
... dan takut.
Sungguh, takut
Banyak hal yang
aku khawatirkan
Jika suatu hari
tidak ada yang bisa menerima kondisiku, apa yang harus ku lakukan?
Jika pun ada,
ketika warnaku benar benar hilang, apa yang harus ku lakukan?
Apakah orang orang
akan tetap bersamaku?
Atau aku akan ditinggalkan?
Jika suatu hari
nanti aku mengandung, aku harus berhenti mengonsumsi semua obat-obat itu.
Seperti apa rasaku? Jika sekarangpun aku sering kesakitan ...
Aku sungguh ...
Takut.
Orang tua ku
berkali kali terlihat khawatir,
Tapi yang bisa
kulakukan hanya bersikap seolah aku baik baik saja ... seolah ini hal biasa.
Seolah olah ...
Menunjukkan rasa
takut dan khawatirku hanya akan membuat mereka makin menjadi kan?
Pun, rasa takut
dan khawatirku juga ... akan berkobar ...
Tapi kau tau ...
Terkadang aku
berharap aku punya seseorang yang bisa menjadi tempatku membicarakan hal
seperti ini
Teman?
Iya, aku punya ...
tapi mereka gak akan concern tentang hal seperti ini btw ...
Dan mungkin mereka
akan berpikir aku ... berlebihan?
Ya karena memang
sangat sesuatu, untuk bisa tiba tiba didiagnosis seperti ini.
Tapi jujur ...
Aku takut

