Sudah lama, sejak terakhir kali aku menulis di sini
Well, kesibukan
semester ini benar benar menggila
Aku sendiri
terpana melihat tumpukan laporan yang aku tulis dengan tangan yang hendak aku
jilid sebagai syarat responsi
Wew ...
Btw, di tengah
kesibukan ini aku masih menyempatkan nonton beberapa K-Drama
Dan klasik banget,
ketika K-Drama tersebut berakhir, saking terhanyutnya, sulit buat kembali ke
realita –_-
Dan bahkan saat
ini, aku tengah mengetik tulisan ini sambil baper gara gara ost K-Drama yang
benar-benar bikin meleleh -_-
Reply 1988
Dr. Stranger
I feel you, kalian
orang orang yang cintanya ditolak dan mengalami kehancuran hati luar binasa ...
wkwkwkwkwk
Btw
Selain sebagai
hiburan serta alat mempertahankan diri dari kejenuhan luar biasa akibat laporan
dan tugas, K-Drama juga lumayan membantuku tetap menjadi manusia yang
berperasaan
Mungkin sudah
beberapa kali kubahas, atau mungkin aku hanya merasa pernah membahas tapi
ternyata belum, atau mungkin pernah ku bahas tapi aku bahas dalam pikiranku
sendiri
Bahwa, pasca
putusnya cinta sekitar lebih dari 1 tahun lalu, aku masih terlalu defensif
terhadap berbagai macam hal berkaitan dengan cinta
Sulit rasanya
kembali menerima seseorang untuk memasuki zona zona melampaui personal space.
Serius
Reaksi ku terlalu
berlebihan terhadap mereka yang mencoba, jika ku pikirkan kembali.
Tapi anehnya,
benteng pertahanan seolah mendadak jadi lembek, kiyur kiyur tiap kali sedang
atau pasca nonton K-Drama, atau ketika sedang nge play Ost nya -_- nah, labil.
Mendadak bisa
recall semua perasaan ketika aku pernah benar benar mencintai seseorang, patah
hati karena seseorang, benar benar mengkhawatirkan seseorang,
Perasaan luar
biasa ketika menginginkan seseorang itu bahagia dan baik baik saja
Dan merindukan
perasaan seperti itu
Ah, jika saja aku
tidak se defensif ini,
Jika saja aku
mempunyai seseorang untuk ku cintai,
Tidakkah hidupku
akan sedikit lebih menarik dan tidak se membosankan ini?
Setidaknya untuk
saat ini, hanya pada saat saat seperti ini semua perasaan seperti itu bisa aku
recall. Setidaknya pada saat seperti ini aku tau aku bukan batu.
Well, mungkin
beberapa pengalaman pasca putus cinta kemarin mungkin juga ikut andil dalam
penguatan AT Field, btw
Tentang seseorang
di postingan A single ‘sory’ won’t fix
Atau tentang
kating yang ... jujur, seolah memberi harapan, tapi ternyata ... pfffttt
Atau tentang
sahabat yang katanya hendak memperistriku tapi ternyata juga pffffttt
I’ve got enough
traumatic scene of love btw
Tapi bagaimanapun
aku lumayan takut jika hal sepenting ini aku benar benar jadi trauma dan enggan
kembali memulai ...
Jujur, aku takut.
Aku takut jika AT
Field ku semakin kuat hingga tidak tertembus oleh apapun.
Well, i’m trying
to find a way ...
I’m trying.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar