Minggu, 12 Juni 2016

5 Juni 2016




Kalau kulihat lihat album fotoku, sulit menemukan foto dimana aku menunjukkan diriku yang sesungguhnya
Terhitung 8 tahun kacamata ini menempel padaku.
Tiap kali foto, hampir selalu ku lepas, menyembunyikan kekurangan
Eh, kecacatan
Jika sehari hari aku tidak bisa lepas dari kacamata ini,
Setidaknya jika suatu hari aku melihat kenangan kenangan masa mudaku, aku berharap mengingat diriku yang baik baik saja.
Setiap kali aku ingat ibuku sendiri yang bilang bahwa aku telah cacat, kau tau ... aku sedih ... dan takut.
Sungguh, takut
Banyak hal yang aku khawatirkan
Jika suatu hari tidak ada yang bisa menerima kondisiku, apa yang harus ku lakukan?
Jika pun ada, ketika warnaku benar benar hilang, apa yang harus ku lakukan?
Apakah orang orang akan tetap bersamaku?
Atau aku akan ditinggalkan?
Jika suatu hari nanti aku mengandung, aku harus berhenti mengonsumsi semua obat-obat itu. Seperti apa rasaku? Jika sekarangpun aku sering kesakitan ...
Aku sungguh ...
Takut.
Orang tua ku berkali kali terlihat khawatir,
Tapi yang bisa kulakukan hanya bersikap seolah aku baik baik saja ... seolah ini hal biasa. Seolah olah ...
Menunjukkan rasa takut dan khawatirku hanya akan membuat mereka makin menjadi kan?
Pun, rasa takut dan khawatirku juga ... akan berkobar ...
Tapi kau tau ...
Terkadang aku berharap aku punya seseorang yang bisa menjadi tempatku membicarakan hal seperti ini
Teman?
Iya, aku punya ... tapi mereka gak akan concern tentang hal seperti ini btw ...
Dan mungkin mereka akan berpikir aku ... berlebihan?
Ya karena memang sangat sesuatu, untuk bisa tiba tiba didiagnosis seperti ini.
Tapi jujur ...
Aku takut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar